Saat Kau Pergi
pagi itu…….
dimana tetesan air mata
banjiri alur pipimu
saat kau melangkah
pergi tinggalkan aku
sayup-sayup ku bertanya dalam hati
begitu cinta kah dia pada ku
begitu takut kah dia jauh dari diri ku
hingga derai air mata
tak henti-hentinya dia keluarkan
ku terus perhatikan raut wajahnya
sampai saat dimana bayangnya hilang
di antara awan-awan
yang hilir mudik di pagi itu
ku melangkah pulang
dengan raut wajah yang tak jauh dari dirimu
ku nerusaha kuat lewati hari ku
walau ku tau aku rapuh tampa mu….
sekian lama kita jauh
namun hati ini tetap tertuju padamu
dan aku berharap…..
kau takkan ragukan cinta ku
puisi ini kami dedikasikan buat temen kami(yang tidak bisa di sebutkan nama nya),
yang pada saat ini sedang di tinggal kekasih tercinta…………
dan kami berharap cinta mereka berdua takkan rapuh oleh jarak……
cayo temen ku…
DIarsipkan di bawah: een







untuk yang buat puisi ini :::
ni puisi sebenernya emang buat sahabat apa curahan hati penulis??
weyyyy……. pazti bwat EEN puisi ny’ !!!
ngopi dari mno van ?
laen nian boy love (ARVAN)
hidup ga’ trasa hidup bila ga’ ad cewek d’ samping (ARVAN)
whahahahha….
moto arvan nian ini ?
ngapo laju nyebut-nyebut namo aku tu?
laju keselek aku……..
diam kosong tak ad suara sedikitpun..
qu saksi apakah qu bsa truz bertahan..
dalam keadaan yg tak qu pahami…
apa arti semuany??..
qu lelah dikejar rasa bersalah..
qu muak dengan kesendirian ini..
akankah seorang datang menjemput qu…
sUatu saat sahabat berTanya kepada cinta
” mengapa haruz ada persahabatan Jika cinta itu Lebih Indah”
cinta menjawab :
“Cz sahabat akan selalu setia menolong mu di saat cinta melukai mu”
yach khan !!!!
Apakah sahabat dpt mengingat kita saat susah